7 BAHAYA SUSU FORMULA, KESALAHAN ANGGAPAN BUNDA

Share This
bahaya susu formula

bahaya susu formula

KESALAHAN ANGGAPAN IBU TENTANG SUSU FORMULA

Adanya polemik tentang terlalu bergantungnya bunda kepada susu formula menimbulkan pertentangan ditengah masyarakat. pada kesempatan ini kami mencoba merangkum satu kesimpulan yang kami ambil dari sumber utama buku seorang ahli usus Dr.Hiromi Shinya penulis buku The Miracle of enzim , serta kami lengkapi dengan beberapa sumber lain. Adapun kesimpulan-kesimpulan tersebut sebagai berikut:

1. Adanya anggapan bahwa dengan memberikan Susus formula terutama yang mahal. Ibu sudah memberikan yang terbaik bagi buah hati. Bahkan beberapa memberikannya pada bayi umur dibawah 6 bulan. Padahal Pemerintah melali peraturan (Permenkes) No. 450/2004, bayi sampe umur 6 bulan TIDAK BOLEH diberi susu formula. Bila Dibanding ASI, Berbagai penelitian telah membuktikan berbagai keunggulan tak terbantahkan mengenai manfaat pemberian ASI. Mulai dari pertumbuhan fisik yang sempurna, perkembangan kecerdasan yang pesat, hingga kematangan emosional seorang anak, terpacu berkat ASI eksklusif enam bulan.

2. PAKAR ENZIM dari Jepang Dr. Hiromi Sinya menerangkan bahaya susu formula, dia berpendapat bahwa susu sapi apalagi yang telah menjadi bubuk (susu formula) adalah makanan terburuk karena sesungguhnya, tidak ada makanan yang lebih sulit dicerna daripada susu sapi. Karena susu sapi adalah zat cair yang encer, sebagian orang meminumnya bagaikan air saat mereka haus. Ini sebuah kesalahan besar.

Kasein, yang membentuk kira-kira 80% dari protein yang terdapat dalam susu sapi, langsung menggumpal menjadi satu begitu memasuki lambung sehingga mencernanya menjadi sangat sulit. Terlebih lagi, dalam susu sapi yang dijual di toko, komponen tersebut telah dihomogenisasi. Susu sapi, yang mengandung banyak zat lemak teroksidasi, mengacaukan lingkungan dalam usus, meningkatkan jumlah bakteri jahat dan menghancurkan keseimbangan flora bakteri dalam usus kita. Sebagai akibatnya, racun-racun seperti radikal bebas, hidrogen sulfida, dan amonia diproduksi dalam ususNamun, beberapa hasil penelitian melaporkan bahwa susu sapi tidak hanya menyebabkan berbagai alergi, tetapi juga dihubungkan dengan diabetes dan leukemia pada anak-anak.

3. Penyimpanan Susu cair dalam kaleng HANYA BISA disimpan sampai 48 jam, asal ditutup rapat-rapat dan segera masuk kulkas. Bila dimasukkan dalam botol, harus didinginkan dan diminum dalam 48 jam. Sedangkan Susu dari bubuk yang ditempatkan dalam botol harus masuk kulkas dan diminum dalam 24 jam. Sisa bubuk susu musti ditutup rapat dan disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Digunakan HANYA SATU BULAN setelah dibuka.

Baca Artikel Menarik Lainnya: Efek Buruk Anak Minum Susu Sambil Tidur

4. Ibu Menganggap bahwa Susu dalam kemasan yang bagus selalu steril.Penelitian Tahun 2002, FDA (Food and Drug Administration), badan POM Amerika Serikat memperingatkan bahwa BAKTERI ENTEROBACTER SAKAZAKI bisa terdapat pada susu bayi. Kuman itu dapat menyebabkan sepsis (infeksi luas di seluruh tubuh), meningitis (radang selaput otak), ataupun necrotising enterocolitis (infeksi usus) dengan case-fatality (tingkat kefatalan) rata-rata 33%. Selain itu FDA berpendapat bahwa susu bubuk bukanlah produk komersil yang steril. Dan Pada Beberapa Tahun Kemudian di Indonesia IPB menemukan bahwa dibanyak merk susu formula ditemukan bakteri sakazaki.

5. Kita seringkali menuangkan air panas kedalam botol plastic untuk membuat susu formula. Padahal air panas bisa mengakibatkan pelepasan ZAT-ZAT KIMIA BERACUN yang ada di plastic. Yang bisa menyebabkan kanker, autism dan kebodohan pada anak. Hendaknyalah mendahulukan air biasa sebelum dicampur dengan air panas.

6. Susu Formula yang mahal tidak selalu baik, Gangguan akibat ketidakcocokan susu formula bisa saja berakibat fatal. Karena itu, dokter Saptawati Bardosono, Sekretaris Jenderal Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia, menyarankan PEMBELIAN SUSU FORMULA DISAMAKAN DENGAN OBAT-OBATAN,hanya bisa dibeli dengan resep atau rekomendasi dokter.

7. Anak sekarang mudah merasa pegal-pegal kenapa?? Kadar kalsium dalam darah manusia biasanya terpatok pada 9-10 mg. Namun, saat minum susu sapi, konsentrasi kalsium dalam darah anda tiba-tiba meningkat. Walaupun sepintas lalu hal ini mungkin terlihat seperti banyak kalsium telah terserap, peningkatan jumlah kalsium dalam darah ini memiliki sisi buruk. Ketika konsentrasi kalsium dalam darah tiba-tiba meningkat, tubuh berusaha untuk mengembalikan keadaan abnormal ini menjadi normal kembali dengan membuang kalsium dari ginjal melalui urine. Hasilnya sungguh ironis, yaitu menurunnya jumlah kalsium dalam tubuh anak anda secara keseluruhan. Dari empat negara susu sapi besar–Amerika, Swedia, Denmark, dan Finlandia–di negara yang banyak sekali mengonsumsi susu sapi setiap harinya, ditemukan banyak kasus retak tulang panggul.

APA SOLUSINYA??

Solusi dari kebergantungan ibu terhadap susu formula adalah dengan menggiatkan kembali agar anak-anak lebih mau makan. Tentu dengan makanan yang bergizi seimbang. Seringkali seorang ibu tidak tega melihat anaknya menangis karena meminta susu. Banyak kasus lain seorang anak lebih suka minum susu ketimbang makan. Kasus demikian bisa diterapi dengan menghentikan sedikit-demi sedikit susu formula si anak. Dengan demikian otomatis ketika lapar si anak lebih mudah untuk makan. Dari situ ibu mestinya mulai mengambil sikap untuk meminimalisir konsumsi susu formula. Dan lebih memfokuskan anak untuk makan-makanan yang bergizi. Karena makan yang alami lebih memberikan nutrisi yang takaranya pas untuk tubuh. Nutrisi alami sesungguhnya banyak terdapat dialam. Sebut saja minyak ikan, madu, buah-buahan dsb. Tentu ibu harus kreatif untuk mengkombinasi menu sehingga anak tidak bosan. Berikut beberapa point tips untuk bunda agar anak tidak terlalu bergantung pada susu formula:

  • Introspeksi pola asuh. Orang tua sebaiknya melakukan introspeksi tentang pola asuh yang telah diterapkan pada anak. Apakah sering menjejalkan susu formula pada si kecil atau tidak.
  • Kurangi secara bertahap ganti dengan makanan. Jika orangtua telah menyadari mereka telah memberikan susu formula secara berlebih, cobalah menguranginya secara bertahap. Misalnya, dengan memberi susu formula sesudah makan bila memang sudah waktunya mendapat makanan padat. Atau sesekali ganti dengan jus buah.
  • Jangan malas berikan MP ASI. Setelah mendapatkan ASI eksklusif selama empat hingga enam bulan, anak sudah waktunya mendapatkan makanan pendamping ASI atau MP ASI. Namun, kebanyakan bu memilih tindakan praktis. Ketika anaknya lapar mereka lebih suka memberi susu ketimbang bubur saring, bubur tepung, atau nasi tim. Alasannya, dengan memberikan susu formula, anak tidak rewel dan cepat tidur.
  • Jangan kombinasikan ASI dan susu formula. Sejak bayi lahir hingga usia empat atau enam bulan, bayi sebaiknya hanya diberi ASI saja. Jangan mengombinasikan ASI dengan susu formula. Sebab, rasa susu formula yang manis dan gurih, jelas lebih disukai anak ketimbang ASI. Apalagi pemberian susu formula dengan dot yang tentu lebih mudah dan tidak membutuhkan banyak tenaga ketimbang harus mengisap ASI.
  • Jangan beri susu terlalu kental. Kebanyakan orangtua ingin anaknya cepat gemuk, hingga memberi susu formula lebih kental atau di luar takaran. Anggapan mereka, memberi susu lebih kental itu lebih kaya nutrisi. Padahal, tidak demikian sebenarnya. Susu yang lebih kental justru akan lebih sulit dicerna.
  • Beri makan sesuai usia. Jika anak telah berusia enam bulan, berikan makanan pendamping ASI secara bertahap. Mulai bubur susu, tim saring, hingga makanan keluarga pada usia satu tahun. Dengan memberikan makanan padat, tentu konsumsi susu formula akan semakin berkurang.

Bila Sekiranya Perlu SHARE Info ini Ya Bunda

madu gizidat anak

madu gizidat anak


Gizidat ialah Madu Ikan Sidat + Probiotik. Untuk Usia 1-12 Tahun

Manfaatnya:

√ Menambah nutrisi probiotik dan curcumin pada tubuh anak agar pertumbuhan dan perkembangan anak maksimal,
√ Memperbaiki gizi buruk pada bayi dan anak,
√ Menambah berat badan anak,
√ Menambah nafsu makan,
√ Mencerdaskan otak anak
√ Meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak gampang sakit
√ Terapi Anak penderita autis,
√ Sebagai pendamping obat flek / TBC,
√ Mempercepat penyembuhan Sakit pada anak.

Temasuk diantaranya: menurunkan demam panas tinggi, melancarkan pencernaan. mencegah kejang-kejang, menyembuhkan batuk, pilek dan radang, amandel, sariawan, asma, kanker, cacingan, sembelit, dll

Informasi pemesanan dan konsultasi dapat melalui:

 

Info & Pemesanan :
RANI : 081227055492 / BBM : D998780B
WA : http://wa.orderlink.in/no/6281227055492

atau

 

pemesanan gizidat

Artikel Kesehatan Terkait

Bolehkah Mencampur 2 Susu Formula Untuk Bayi ? Bolehkah Mencampur 2 Susu Formula Untuk Bayi Tanya: Bolehkah Mencampur 2 Susu Formula Untuk Bayi ??  Adakah efek sampingnya ? Jawab:Bolehkah Me...
Alergi Kulit Pada Anak dan Iritasi Karena Kosmetik... Alergi Kulit Pada Anak dan Iritasi Tahukah anda bahwa beberapa anak mengalami reaksi alergi yang muncul secara jelas di kulit, biasanya akibat sentu...
Susu Bayi Yang Bagus Untuk Menambah Berat Badan Susu Bayi Yang Bagus Untuk Menambah Berat Badan Susu Bayi Yang Bagus Untuk Menambah Berat Badan - Cukup banyak orangtua yang menanyakan cara menamba...
Kapan Susu Formula Basi? Ini Jawabannya… Kapan Susu Formula Basi Berapa jam maksimal untuk susu formula yang sudah di seduh untuk di berikan kepada anak? Jawab : Berapa lama susu boleh ber...

You may also like...

19 Responses

  1. memang berbahaya juga sih
    ASI lebih baik 🙂

  2. ria says:

    Anak saya kembar usianya udah 2 tahun lebih 2 bulan. Makannya bagus tp nyufor nya jg kuat trutama di mlm hari. Sbnernya sya dah nyoba cara2 biar bisa dikurangin tu sufor tp blom brhasil yg ada mlh ngamuk klo mo nyusu tp g dikasih.ada cara lain ga biar ngurangin nyufornya bisa berhasil?sya tambah khawitir stelah baca ni artikel trnyta dri bbrapa referensi saling mencocokan satu sama lain ttg sufor, mengerikan.

    • Familyherbal says:

      selamat siang bunda,

      untuk mengurangi coba bunda kasih air putih dulu setiap dia minta minum susu pda malam hari. ditelatenin aja bunda. atau bunda bisa memberikan cemilan /makanan yang menyehatkan seperti puding buah. Bunda juga harus mengurangi takaran susu formula pada anak. semoga cara ini bermanfaat ya bund.

      salam sehat,
      vitabumin

  3. minyak ikan says:

    ASI memang jauh lebih baik yaa.. susu formula selain boros dikantong, ternyata berbahaya juga yah?? apalagi nggak semua bayi maupun balita cocok dengan susu itu. kalau alergi bisa membahayakan kulitnya.
    Terimakasih atas informasinya

  4. Dewi says:

    Susu Formula informasinya kok simpang siur… mana yang bener ya?

    jadi bingung mau pilih yang mana…

    Dewi
    http://tasrajutdowa.com/

  5. ummu zubair says:

    Anak saya sejak minum sufor sering sakit. Awalnya gk tau tp stlh konsul ke dokter anak memang sufor dilarang diberikan pd anak..apalagi di bawah 2th krn usus blm bs mencerna. Sufor yg awalnya dimaksudkan utk mengganti asi malah mjdi penyebab anak saya sakit-sakitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *