BAHAYA ! Jangan Biarkan Anak Duduk Posisi W

Share This

Anak-anak adalah makhluk yang sulit untuk diajak duduk tenang atau bahkan mau berhenti bergerak. Ketika anak memutuskan untuk duduk manis, banyak orang tua menghela napas lega. Hingga membiarkan mereka duduk dalam posisi apapun selama mau duduk tenang.

Ada satu posisi duduk yang umumnya disukai anak, bahkan mungkin Anda sebagai anak dulu juga menggemarinya. Posisi duduk W adalah ketika anak duduk mendatar di bokongnya dan kaki mereka dilipat ke belakang membentuk mirip huruf W.

BAHAYA ! Jangan Biarkan Anak Duduk Posisi W

BAHAYA ! Jangan Biarkan Anak Duduk Posisi W

Bunda sering melihat anak duduk dengan posisi W. Menurut Dr. Ryan Curda, posisi duduk W adalah kondisi dimana anak duduk dengan kedua kaki dibuka keluar dan seluruh bagian kaki mereka berada di lantai. Apakah posisi duduk W ini berbahaya? Mari mengenal posisi duduk W lebih lanjut.

Untuk mengenal posisi duduk W, Mama perlu mengetahui bahwa menurut beberapa ahli mengatakan posisi duduk ini merupakan tahap perkembangan anak. Proses perubahan dari bayi kebalita membuat otot dan saraf kordinasi mereka berkembang. Posisi duduk W hanyalah bagian dari proses perkembangan yang muncul dengan sendirinya.

Dalam fase tumbuh kembang balita, ada baiknya jika Anda tak hanya memperhatikan asupan gizinya saja melainkan beberapa detail lainnya. Posisi atau cara duduk balita pun penting untuk dicermati karena berpengaruh pada kesehatannya.

Posisi duduk dengan masing-masing kaki ditekuk ke samping menyerupai huruf “W” ternyata berdampak buruk bagi kesehatan buah hati.

Menurut sebagian besar terapis fisik, ada beberapa alasan posisi duduk tersebut tidak baik:

  1. Posisi duduk “W” memperburuk masalah saraf seperti kelemahan otot, yang artinya ketika anak tidak menggunakan otot secara aktif maka otot tersebut menjadi lemah dan sulit menyangga tubuh agar tegak.
  2. Posisi duduk “W” membatasi kekuatan inti karena memberi posisi sangga yang lebih luas pada anak. Mereka tak perlu menggunakan otot perut atau otot belakang dengan posisi duduk ini. Terkadang anak memilih posisi yang lebih menantang dan melelahkan seperti kedua kaki di depan, di samping, atau disilangkan.
  3. Posisi duduk “W” menyebabkan ketegangan otot, terutama otot kaki dan pinggul serta lutut dan pergelangan kaki.

Sebagian besar terapis setuju, anak yang duduk lama dalam posisi “W” bisa terhambat kemampuan motoriknya seperti dalam hal koordinasi dan keseimbangan.

Kenapa anak cenderung menyukai posisi duduk seperti itu? Bisa jadi karena posisi tersebut adalah yang paling kokoh bagi anak usia berapa pun. Lamanya durasi bayi menggunakan peralatan bayi seperti alat gendongan, ayunan, bouncy seat, dan tempat duduk bayi di dalam mobil kabarnya ikut memengaruhi kondisi ini.

Apa yang harus dilakukan saat balita Anda duduk dengan posisi “W”? segera ubah posisi duduk anak dengan memindahkan kakinya ke posisi yang benar atau membujuknya untuk mengubah cara duduk.

You may also like...

1 Response

  1. June 30, 2016

    […] ! Jangan Biarkan Anak Duduk Posisi […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *