GEJALA TINNITUS

Share This

TINITUS

HUKUMAN ATAU PENYAKIT?

Suara mendenging tenis-menerus memang merupakan siksaan bagi penderitanya, tapi lebih lagi suara itu sering bukan sekedar dengingan tapi bisa berupa raungan. Itulah penderitaan bagi pasien  gejala tinnitus. Penderitaan ini memang sangat menggangu dan membawa kepada keputus-asaañ. Putus asa karena pengobatan yang diperoleh ternyata hanya simptomatik, gejala berkurang sedikit atau hilang sementara tetapi muncul kembali atau hilang-timbul.

Keputusasaan sampai sedemikian rupa sehingga pasien bertanya, apakah ini penyakit atau hukuman? Jika penyakit mengapa tidak hilang-hilang? Jika hukuman, apa salah saya ? Persoalannya bahwa sering pengobatannya hanya bersifat sunptomatik dan tidak kausatif. Kalaupun kausatif hanya bersifat kuratif dan tidak konstruktif.

Pendekatan pengobatan herbal menawarkan sesuatu yang lain yaitu menekankan pada aspek kausatif dan konstruktif. Prinsip in jelas cukup bcralasan karena tinitus bukanlah penyakit, tinitus hanyalah gejala, gejala tinnitus akan hilang jika penyebab ditiadakan. Penyebab dan tinitus antara lain:

  • Adanya penyumbatan saluran / lubang telinga oleh rumah lilin,
  • Alergi makanan tertentu atau alergi lain,
  • Reaksi terhadap obat-obatan kimia tertentu,
  • Infeksi telinga tengah, Ketidak beresan saluran darah di otak, Ketidak normalan syaraf auditon (karena rentan terhadap suara keras), Diabetes, Tumor otak(jarang).

Gejala tinnitus

Nah, jika penyebabnya adalah sesuatu yang tidak terkait dengan timbulnya bunyi dengingan, maka pengobatan dengan manipulasi suara tentu tidak akan tuntas dan dapat menimbulkan keputusasaan. Dengan demikian perbaikan disisi penyebab menggunakan tanaman obat merupakan solusinya mengingat tanaman obat memiliki efek farmakologi yang langsung menyentuh pada kausanya. Tanaman obat seperti sambiloto (Andrographis paniculata) yang berefek anti infeksi dan anti inflamasi tentu sangat pen ting. Pegagan ( Centella asiatica ) yang bersifat konstruktif pada pembuluh darah dan syaraf memang memegang peranan dalam perbaikan. Rumput mutiara (Hedyotis corymbosa) memiliki efek anti inflamasi yang sangat kuat dan daun dewa (Gynura procumbens) yang anti koagulasi dan stimulasi sirkulasi. Serta banyak tanaman obat lain yang berperan dalam menanggulangi penyebab tinitus.

Setiap tahun , jutaan orang penderita tinitus bertambah.

Dalam sebuah studi di Amerika didapatkan 40-50 juta

penderita dengan berbagai tin gkatan gangguan bising di

telinga yang dikaitkan dengan tinitus.

 

Para pekerja di tempat—tempat bising rentan terkena tinitus, diantara mereka adalah orang yang berprofesi sebagai musisi terutama heavymetalmusic, ahli mesin (mesin turbin,mesin diesel, mesin percetakan) dan para pekerja industri. Namun tidak menutup kemungkinan dapat menimpa siapapun sehingga tinitus adalah problem yang penyebarannya cukup luas.

Gejala tinnitus sendiri tidak membuat penderita menjadi sakit secara langsung, tetapi sangat mengganggu dan tidak menyenangkan. Sehingga dapat berdampak pada kondisi psikis dan fisik selanjutnya yang tentunya menurunkan produktivitas penderita.Terlebih lagi bilatinitus berkembang menjadi ketulian.

Mengenal Gejala tinnitus

Gejala tinnitusTinitus adalah gangguan pendengaran dengan keluhan perasaan mendengar bunyi tanpa ada rangsang bunyi dari luar. Keluhan dapat berupa bunyi mendengung, mendenging, menderu, mendesis dll. Frekuensi tinitus dapatterus menerus atau hilang timbul.Tinitus biasanya berkaitan dengan gangguan padatelingadan sistem saraf pendengaran.

Gejala tinnitus ada 2 jenis yaitu.

  1. Tinitus objektif, bila suara tersebut dapat didengarjuga oleh pemeriksa atau dengan auskultaisi disekitar telinga.

Biasanya berasal dan transmisi vibrasi(getaran) sistem muskuler atau kardiovaskuler disekitar telinga.

Misalnya karena:

  • gangguan vaskuler: aneurisma,aterosklerosis,tumor karotis.
  • gangguan mekanis : tuba Eustachius terbuka sehingga ketika bernapas membran timpani bergerak dan terjadi tin itus.
  • kejang klonus otot tensor timpani, otot stapedius, otot palatum.
  1. Tinitus subjektif, bila suara tersebut hanya dapat didengar oleh pasien sendiri, yang biasanya disebabkan oleh proses iritatif atau degeneratif traktusaud/toriusmulai dan sel—sel rambut getar koklea sampai pusat saraf pendengar. Misalnya karena intoksikasiobat, hipertensiendo/imfatik seperti penyakit Meniere.

Artikel Kesehatan Terkait

OBAT HERBAL TINNITUS Proses terjadinya Tinitus? Pada tinitus terjadi aktifitas elektrik pada area auditorius yang menimbulkan perasaan adanya bunyi tetapi impulse yang ad...

You may also like...

3 Responses

  1. Ryan setyo pambudi says:

    baguss infonya

  1. March 31, 2015

    […] flu burung ditandai dengan beberapa gejala yang bervariasi dan berbeda dan orang ke orang tetapi gejalanya tidak jauh berbeda dengan flu […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *