Gizi dan Manfaat Mengkonsumsi Ceker Ayam

Share This

Gizi dan Manfaat Mengkonsumsi Ceker Ayam

 

Gizi dan Manfaat Mengkonsumsi Ceker Ayam Beberapa orang ada yang beranggapan bahwa mengkonsumsi cekerayam sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering, sebab hal tersebut bukanlah suatu kebiasaan yang harus dilakukan. Namun, di sisi lain, ada juga meraka yang begitu menggemari konsumsi cekerayam. Dan sebagian besar dari mereka berpendapat bahwa cekerayam adalah makanan yang begitu lezat, sehingga seringkali ceker ayam disertakan dalam menu makanan sehari-hari dan bahkan menjadi bahan menu utama menu makanannya.

ceker ayam

ceker ayam

Tekstur yang unik serta rasa yang gurih dari cekerayam, membuat penggemarnya dimanjakan dengan sensasi yang begitu khas dari cekerayam. Betapapun, sesungguhnya mengkonsumsi cekerayam bukanlah sebuah ide yang buruk dan bahkan dikatakan sebagai ide yang amat baik. Sebab jika kita telisik dari kandungan gizi dan manfaatnya, cekerayam dapat berdampak baik untuk kesehatan tubuh.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan bahas dan uraikan mengenai gizi serta manfaat dari mengkonsumsi ceker ayam.

1. Kandungan Kartilago dalam Ceker Ayam Berguna Untuk Mengatasi Sakit Akibat Arthritis

Cekerayam mengandung berbagai macam nutrisi seperti diantaranya protein, kolagen, dan kartilago. Nah, salah satu kandungan gizi kartilago ini memiliki peranan yang cukup besar dalam pergerakan sendi-sendi di dalam tubuh. Kartilago adalah nutrisi esensial yang dibutuhkan oleh tubuh dalam menjaga kelancaran pada sendi-sendi. Untuk itu, kartilago dapat berkhasiat dalam meminimalisir rasa sakit yang ditimbulkan akibat arthritis dan sakit pada sendi.

Sekedar informasi, selain lezat menu cekerayam seringkali dijadikan sebagai bahan tambahan untuk orang-orang dari Cina yang mereka masukan ke dalam sup yang mereka buat. Hal ini bertujuan manfaat cekerayam dapat menjaga seseorang agar terlihat awet muda. Namun bukan hanya itu, ceker ayam juga berkhasiat untuk tubuh dalam memperlancar pergerakannya, jadi tidak heran jika orang-orang cina, terutama mereka para ahli bela diri memasukan menu cekerayam sebagai bahan konsumsi makanannya secara rutin.

2. Kandungan Dalam Ceker Ayam Tinggi Akan Kolagen

Sebuah penelitian yang dilakukan di Taiwan menunjukan jika cekerayam memiliki kandungan kolagen yang begitu tinggi. Dengan demikian, hal ini berarti menu cekerayam dapat dijadikan sebagai sumber zat kolagen alternatif selain daging sapi dan ikan laut. Untuk itulah, saat ini para ilmuwan tengah mengerjakan sebuah proyek yang berisi bagaimana cara menemukan tekhnik terbaik untuk mengestrak kolagen pada cekerayam.

Seperti yang kita ketahui, kolagen memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya adalah mampu meremajakan kulit sehingga kulit terlihat lebih awet muda. Selain itu, manfaat dari cekerayam juga dapat menguatkan sistem pembuluh darah sehingga peredaran darah dapat menjadi lebih lancar. Untuk itu tidak ada salahnya, mulai mengkonsumsi cekerayam secara rutin. Apalagi saat ini cekerayam bisa divariasikan menjadi kuliner yang lezat dan nikmat.

3. Kandungan zat Kapur yang Baik Untuk Kesehatan

Selain dua poin gizi diatas, cekerayam juga mengandung zat kapur yang mana ini baik untuk mengatasi reumatik. Dengan demikian para penderita reumatik amat dianjurkan untuk mengkonsumsi cekerayam secara teratur sebab kandungan zat kapurnya yang baik dalam mengatasi sakit yang dideritanya.

Gizi dan Manfaat Mengkonsumsi Ceker Ayam – Nah, dengan mengetahui bahwa ternyata ada begitu banyak manfaat dari mengkonsumsi cekerayam, maka memasukan menu cekerayam pada menu sehari-hari bukanlah ide yang buruk.

Sumber : Bidanku.com

You may also like...

1 Response

  1. September 5, 2015

    […] Manfaat Daun Singkong – Manfaat dan kandungan Daun Singkong Manihot esculenta pertama kali dikenal di Amerika Selatan kemudian dikembangkan pada masa prasejarah di Brasil dan Paraguay. Bentuk-bentuk modern dari spesies yang telah dibudidayakan dapat ditemukan bertumbuh liar di Brasil selatan. Meskipun spesies Manihot yang liar ada banyak, semua kultivar M. esculenta dapat dibudidayakan. […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *