HAL YANG DILAKUKAN JIKA KERACUNAN MAKANAN HAL YANG DILAKUKAN JIKA KERACUNAN MAKANAN

HAL YANG DILAKUKAN JIKA KERACUNAN MAKANAN


HAL YANG DILAKUKAN JIKA KERACUNAN MAKANAN

 

keracunan

KERACUNAN

HAL YANG DILAKUKAN JIKA KERACUNAN MAKANAN – Keracunan makanan dapat menimpa siapa saja, dewasa, anak, muda, lansia, pria atau wanita. Keracunan makanan bisa terjadi tanpa disadari. Makanan atau minuman tersebut bisa terinfeksi karena kuman, bakteri, virus maupun racun, bisa juga sayuran yang dimasak tidak dicuci bersih, daging masih belum sempurna kematangannya atau setengah matang. Keracunan bisa juga dikarenakan mengonsumsi makanan yang masih mentah, sanitasi buruk maupun penanganan kurang tepat saat menyiapkan makanan. Kebanyakan orang yang keracunan makanan akan mengalami gejala mual dan muntah, sakit kepala, lemas serta diare. Lalu apa yang harus dilakukan saat keracunan makanan ? Berikut ini langkah-langkahnya :

1. Kenali gejala dan tandanya
Keracunan biasanya tidak hanya diderita oleh satu orang, melainkan beberapa orang secara bersamaan. Keracunan biasanya ditandai dengan mual, muntah dan diare. Selain itu disertai juga dengan badan lesu, terasa pusing atau sakit kepala. Hal tersebut terjadi setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Ada yang langsung saat itu juga ada pula yang mengalami tanda keracunan setelah beberapa hari.

2. Minum susu
Susu bisa membantu menyerap racun dalam tubuh. Sebaiknya berikan susu rasa tawar/plain. Untuk usia dewasa bisa diberikan 1 – 2 gelas sedangkan anak-anak ½ sampai 1 gelas susu.

3. Beristirahat
Penderita sebaiknya diminta untuk beristirahat dengan berbaring total. Hal ini dilakukan untuk memulihkan fungsi organ-organ tubuh yang tengah mengalami keracunan.

4. Muntahkan
Jika korban dalam keadaan sadar, usahakan agar ia muntah. Lakukan dengan cara memasukkan jari pada kerongkongan leher dan posisi badan lebih tinggi dari kepala untuk memudahkan kontraksi. Jika penderita keracunan adalah anak-anak, rangsangan muntah tidak dianjurkan karena dapat membuat mereka tersedak dan malah berakibat fatal.

5. Rehidrasi
HAL YANG DILAKUKAN JIKA KERACUNAN MAKANAN – Pada keracunan, gejala yang paling menonjol adalah muntah dan diare. Ketika penderita mengalami muntah dan diare, hal ini membuat mineral dan elektrolit dalam tubuh banyak yang keluar melalui cairan yang keluar. Sehingga harus segera diganti agar tidak memperparah keadaan. Bisa dengan minum air putih sebanyak-banyaknya, kemudian minumnya cairan pengganti elektrolit misalnya oralit. Anda pun bisa membuatnya sendiri dengan melarutkan 8 sendok teh gula pasir, 1 sendok teh garam pada 1 liter air atau sekitar 5 gelas air putih matang. Larutan tersebut akan membantu mengembalikan elektrolit dan cairan tubuh yang hilang karena muntah dan diare.

6. Perhatikan makanan
Selama masih merasakan mual, hindari makanan yang sulit di cerna. Sebaiknya makan makanan yang lembut, seperti bubur dan sup. Makanan tetap bisa diberikan sedikit-sedikit tetapi sering. Makanan bisa diberikan setelah proses rehidrasi dilakukan. Hindari makanan dan minuman berkafein dan mengandung gula cukup tinggi karena bisa semakin memperburuk diare.

7. Bisa berikan Obat-obatan yang ada di rumah yang berfungsi menyerap Racun
Jika di rumah tersedia karbon aktif atau arang aktif atau norit bisa juga diberikan. Setidaknya 3-5 tablet. Norit berfungsi menyerap racun. Namun jika keracunan akibat bensin atau minyak tanah, jangan diberi norit karena bisa memperparah. Begitu pula jangan diberi susu.

8. Bawa Ke Rumah Sakit
HAL YANG DILAKUKAN JIKA KERACUNAN MAKANAN – Segera bawa ke dokter atau Rumah Sakit, klinik kesehatan terdekat jika penderita tidak segera membaik bahkan semakin parah dalam beberapa jam.Jika makanan atau minuman yang diduga menyebabkan keracunan masih ada, bisa dibawa sehingga memberikan kemudahan bagi dokter untuk memeriksa.

Penyusun : dr. Rizky Amelia


REKOMENDASI

squavit

happy wheels 2
CLOSE
CLOSE