Jangan Tunggu Gejala Muncul, Segera Cek Gula Darah!

Share This

Walau bukan penyakit menular, tetapi jumlah orang yang menderita diabetes terus bertambah. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terjadi peningkatan empat kali lipat penderita diabetes dalam seperempat abad. Pada tahun 2014, secara global terdapat 422 juta orang yang sakit diabetes. diabetes memang ditemukan tumbuh di seluruh dunia, tapi penambahan paling tinggi ada di Afrika, Timur Tengah, dan Asia.

Di Asia Tenggara, ada 96 juta penyandang diabetes dan diprediksi terus meningkat. Dari 3,7 juta kematian akibat diabetes di dunia, lebih dari seperempatnya di Asia Tenggara. Salah satu pemicu ledakan jumlah diabetesi itu antara lain kelebihan berat badan, obesitas, penuaan, serta bertambahnya populasi penduduk.

“Kita harus mengubah kebiasaan sehari-hari, mulai makan secara sehat, aktif secara fisik, dan menghindari kelebihan berat badan,” kata Direktur Jenderal WHO Margaret Chan.

Organisasi yang berkedudukan di Jenewa ini menyebutkan konsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula sebagai penyebabnya. Berdasarkan data terakhir Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), hanya 30 persen masyarakat yang tahu dirinya mengidap diabetes. Sebanyak 70 persen lainnya tidak menyadari telah terkena diabetes karena tidak pernah melakukan pemeriksaan sebelumnya.

Menurut Prof.Sidartawan Soegondo, ahli penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, karena diabetes tidak menimbulkan gejala, banyak orang tidak menyadari dirinya sudah menderita penyakit ini.
Kebanyakan orang malas melakukan pemeriksaan ke dokter jika tidak ada keluhan berat pada tubuhnya.

“Padahal, selama ini tidak pernah aktivitas fisik, pola makannya tidak dijaga, sudah ada keluarga yang terkena diabetes, tetapi tidak pernah periksa,” kata Sidartawan.

Walau penyakit diabetes merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan secara total, tetapi bisa dikendalikan agar tidak sampai menimbulkan komplikasi penyakit lain. Tentu saja untuk mengetahui apakah kita perlu mengendalikan gula darah perlu dilakukan pengecekan gula darah secara rutin. Terlebih diabetes pada awalnya tidak menimbulkan gejala apa pun.

BACA : DIABETES jangan panik !

“Orang dateng pas sudah loyo, banyak makan, banyak minum, banyak kencing, luka enggak sembuh-sembuh. kalau sudah ada gejala begitu baru periksa, ya sudah telat. Sudah gula itu,” ujar ahli diabetes Prof. Dr. Sidarta Soegondo, SpPd-KEMD.

Sidarta mengungkapkan, jika memiliki satu saja faktor risiko, seharusnya rutin cek gula darah tanpa harus menunggu gejala muncul. Faktor risiko diabetes antara lain, kegemukan, jarang aktivitas fisik, pola makan tak sehat, merokok, dan ada riwayat keluarga.

“Ada satu saja keluarga yang diabetes, enggak harus bapak atau ibu, tapi misalnya ada paman yang diabetes, Anda juga harus periksa,” kata Sidarta.

Sidarta mengatakan, pengecekan gula darah dilakukan untuk mengetahui masa prediabetes. Dengan  mengubah pola hidup menjadi sehat, prediabetes bisa tidak berkembang menjadi diabetes. Sementara itu, jika diabetes dideteksi dini, biaya pengobatannya jauh lebih murah. Konsumsi obat-obatan pun lebih sedikit. Selain itu, deteksi dini diabetes tentu mencegah komplikasi penyakit lain, seperti stoke dan jantung.

“Dengan begitu bisa memperpanjang usia dan memperbaiki kualitas hidup,” lanjut Sidarta.

“Kalau sudah komplikasi, baru sadar. Padahal, itu nanti beban pengobatannya pun semakin besar,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit HM Subuh

Jika sudah terkena diabetes, maka hanya dapat mengendalikan gula darahnya, tidak bisa sembuh total. Tak hanya konsumsi obat, pengidap diabetes juga harus tetap menjaga pola makannya.

Subuh mengungkapkan, diabetes pun kini menjadi penyakit yang menyebabkan kematian nomor tiga di Indonesia, yaitu 6,7 persen, setelah stroke dan jantung.

 

Artikel Kesehatan Terkait

Diabetes jangan panik Mengenal lebih jauh tentang diabetes Terkadang orang merasa panik dan kebingungan di saat kabar bahwa dirinya telah mengindap penyakit penyakit ini...
Apakah Gestational Diabetes Ibu Hamil ?   Gestational diabetes pada ibu hamil Apa itu Gestational Diabetes ? Ketika seorang wanita mengalami resisten insulin selama kehamilan ini ...
Depresi masalah diabetes dan obesitas Banyak orang mengalami depresi di beberapa titik permasalahan dalam hidup mereka dan tanpa terkecuali bagi orang-orang yang menderita diabetes. Jika...

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *