KENA KANKER, Haruskah di operasi ? INILAH TANAMAN OBAT KANKER KENA KANKER, Haruskah di operasi ? INILAH TANAMAN OBAT KANKER

KENA KANKER, Haruskah di operasi ? INILAH KHASIAT TANAMAN OBAT KANKER ALAMI


tanaman obat kanker

Pertanyaan yang aneh? Bukankah kanker berarti operasi? Begitulah pandangan sebagian orang, kanker berarti harus operasi dan dilanjutkan dengan radiasi dan kemoterapi. Menunda-nunda berarti memperberat penyakit. ‘Shopping’ ke berbagai pengobat berarti bunuh din. Karena akhirnya akan kembali ke pisau bedah juga sesudah parah dan sulit disembuhkan. Untuk itulah ahli bedah onkologi belajar dan untuk itulah pisau bedah díbuat. Benarkah begitu?

Apakah kita berhak bertanya; Seberapa besarkah peluang keberhasilan operasi? Apakah orang awam berhak bertanya; Seberapa baikah kualitas kesembuhan sesudah operasi. Apakah kanker bisa muncul lagi? Berapa lama untuk muncul lagi. Mari kita tinjau informasi ini.

Terapi-terapi konvensiona! untuk kanker yaitu terapi bedah, radioterapi dan kemoterapi tidak banyak memberikan harapan kesembuhan bagi pasien. WHO menyatakan bahwa hanya sepertiga dari pederita kanker yang mampu disembuhkan yaitu terutama yang memillki perkembangan kanker relatif dini. Tetapi harus diingat bahwa meskipun dinyatakan sembuh ‘bukan berarti tidak bisa kambuh lagi, Sering dalam jangka waktu kurang dari sepuluh tahun akan timbul lagi kanker di tempat yang sama atau di tempat lain. Karena kanker yang ada memang disembuhkan tetapi kepekaanna terhadap kanker tidak disembuhkan.

Selain prosedur secara medis konvensional, banyak cara yang dilakukan orang untuk mencari penyembuhan dari penyakit kanker. Salah satunya adalah dengan menggunakan tanaman obat, mengingat hal ini tentu kita membutuhkan pengetahuan yang lebih jauh akan penyakit kanker, pengobatan pencegahan dan tumbuhan obat kanker itu sendiri.

Seningkali orang bertanya-tanya tentang istilah kanker . Istilah kanker umumnya digunakan untuk menyatakan adanya benjolan yang disebabkan oleh pertumbuhan jaringan baru maupun adanya pengumpulan cairan seperti kista. lstilah kanker terbagi menjadi 2 yaitu kanker jinak (benigna) dan kanker ganas (maligna) yang djsebut juga kanker. Pertumbuhan kanker jinak biasanya Iambat dan tidak menyebar kebagian lain dan tubuh.

Sedangkan kanker ganas atau kanker pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normalnya cepat dan tidak terkendali, menyusup ke jaringan sekitarnya (invasif), lalu membuat anak sebar (metastase) ke tempat yang lebih jauh melalui pembuluh darah dan pembuluh getah bening, sehingga akan tumbuh kanker baru di tempat lain. Kanker dapat menyerang segala usia dan dapat tumbuh di semua sel jaringan tubuh seperti sel kulit, sel hati, sel darah, sel saluran kemih dan bagian tubuh lainnya, karena itu dikenal bermacam-macam jenis kanker menurut sel atau janingan asalnya, yaitu:

« Karsinoma, yaitu kanker yang berasal dan sel epitel seperti korsìnoma payudara, karsinoma kulit, karsinoma lambung, dsb.

« Sarkoma, yaitu tumor ganas yang berasal dan jaringan penunjang / ikat misalnya fibrosarkoma yang berasal dari jaringan alat, limfosarkoma yang berasal dari jaringan limfoletikuler, dll

Faktor-faktor penyebab kanker:

Sampai saat ini penyebab kanker belum diketahui pasti, namun ada beberapa karsinogen (zat yang dapat merangsang pembentukan kanker) dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker, yaitu:

  1. Senyawa KimiaMisalnya sisa-sisa dan industri batubara, ter, zat pewarna, zat pengawet, bahan tambahan pada makanan, minuman, asbes, merkuri, arsen, karbon, tetrakiorida, kromium, benzoil, kloramfenicol, ferulbutasan, senyawa nitrosamin, aflatoksin B1 , asap rokok dan sitostatika.
  2. Faktor FisikaMisalnya radiasi seperti bom atom, sinar pengion, sinar matahari dsb.
  3. VirusMisalnya kanker hati (hepatoma) diderita oleh pengidap kronik hepatitis B & C, kanker leher Rahim dihubungkan dengan infeksi human papiloma virus.
  4. HormonWalaupun pengaruh hormon sebagai penyebab kanker belum diketahui pasti, namun pada beberapa penelitian diketahui bahwa pemberian hormon tertentu secara berlebihan dapat menimbulkan kanker pada organ tubuh yang dipengaruhinya seperti panyudara, rahim, indung telur dan prostat.

Gejala Kanker:

Pada setadium dini, biasanya tidak menimbulkan keluhan atau gejala apapun. Jika sudah menimbulkan keluhan atau gejala biasanya kanker sudah dalam stadium lanjut. Namun ada tujuh tanda bahaya yang harus diperhatikan yang disingkat dengan WASPADA , yaitu:

W        : waktu buang air besar atau kecil ada perubahan kebiasaan atau gangguan.

A         : Alat pencernaan terganggu dan susah menelan.

S          : Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh.

P          : Payudara atau ditempat lain ada benjolan (tumor).

A         : Andeng—andeng (tahi lalat) yang berubah sifatnya, menjadi semakin besar    dan gatal.

D         : Darah atau lender yang abnormal keluar dari tubuh.

A         : Adanya koreng atau borok yang tak mau sembuh—sembuh.

Pengobatan kanker dengan tanaman obat

Pengobatan kanker dengan tanaman obat meliputi 3 hal:

  1. Memilih dan meramu tanaman obat yang sesua dengan jenis kanker.Tanaman—tanaman obat yang dapat dipakai antara lain : Arbenan, bambu tall, bandotan, baru cina, bawang putih, belimbing manis, bidara laut, bidara upas, brokoli, buah makasar, buncis, bunga matahari, cakar ayam, ceguk, ceremai, daruju, daun dewa, daun encok, daun kentut, gadung cina, jali, jamur ling—zhi, jarak, jombang, kamboja, kayu manis cina, keladi tikus, ki tolod, komfrey, kubis, kunir putih, leunca, lobak, mahkota dewa, sambiloto, sambung nyawa, secang, sikas, sisik naga, tall putri, tapak dara, teh, temu putih, waru landak, wortel, dsb.
  2. Mengatur konsumsi makananPasien dianjurkan: Banyak mengkonsumsi sayuran dan buah segar, antara lain: Brokoli, buncis, kubis, leunca, lobak, pare, wortel, belimbing manis, ceremai, apel, pepaya, jeruk,jambu biji, dsb. Berpantang (tidak mengkonsumsi) makanan: Tauge, lengkeng, nangka, alkohol, tape, durian, nanas, vetsin, ikan asin dan ikan diawetkan seperti terasi, qiengurangi lemak, sawi putih, kangkung, soft drink, es, cabai, daging merah.
  3. Olah raga ringan dan teratur untuk meningkatkan intake oksigen dan memperlancar peredaran darah.

 BACA JUGA : BENALU OBAT KANKER

Pencegahan

Merupakan tindakan untuk menghindari berbagai factor yang dapat menimbulkan kanker, seperti:

a. Makanan, usahakan :

– Mengurangi makanan berlemak

– Lebih banyak makan makanan yang berserat

– Lebih banyak makan buah dan sayuran berwarna kuning atau hijau karena banyak  mengandung vitamin.

– Usahakan makan makanan yang segar.

– Hindari makan makanan yang disimpan terlalu lama

– Kurangi makan makanan yang telah diawetkan seperti diasinkan, dibakar, diasap, atau yang ditambah bahan pengawet, serta

– Hindari minum alkohol

b. Hindari diri dan penyakit akibat hubungan seksual

c. Hindari kebiasaan merokok atau berhenti merokok bagi perokok

d. Hindari kontak dengan sinar matahari yang berlebihan

e. Upayakan kehidupan seimbang dan hindari stres

f. Periksa kesehatan secara berkala dan teratur.

Diagnosis

Pemeriksaan—pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk mendiagnosis kanker antara lain:

  1. Papanicolaou test yang biasa disebut pap-smear
  2. Pemeriksaan sitologi
  3. Pemeriksaan radiologik, seperti rontgen paru, pemeriksaan foto tulang.
  4. Mammografi (rontgen khusus untuk panyudara)
  5. Ultrasanografi (USG)
  6. Endoskopi (peneropongan alat tubuh bagian dalam)
  7. Kolposkopi (peneropongan leher rahim)
  8. Laparaskopi (Peneropongan rongga perut)
  9. Pemotretan lapisan—lapisan tubuh dengan alat CT-Scan & MRI.
  10. Biopsi dan pemeriksaan patalogi anatomi (histo patologi)
  11. Pemeriksaan laboratorium, misalnya pemeriksaan petanda tumor (misalnya CEA, 5CC, NSE, CA, dsb), darah tepi, analisa urin dan pemeriksaan Iainnya bila dibutuhkan seperti kimia darah, fungsi hati dan fungsi ginjal dsb.

Pengobatan

Pengobatan dan tindakan yang dilakukan untuk penderita kanker tergantung pada stadiumnya. Penderita kanker dikategorikan yaitu penderita kanker yang:

  1. Dapatdisembuhkan
  2. Dapat diperpanjang harapan hidupnya.
  3. Hanya dapat ditingkatkan kualitas hidupnya.
  4. Hanya dapat dikurangi penderitaannya seperti mengurangi rasa nyeri, rasa sesak dsb.

Pada umumnya pengobatan kanker dapat dilakukan dengan salah satu jenis atau kombinasi dengan cara:

  1. Pembedahan (operasi)
  2. Penyinaran / radiasi (radioterapi)
  3. Obat—obat pembunuh sel kanker/sitostatika (kemoterapi) seperti : Adriamycin, adrucil, erbablas, farmitrexat, farmorubicin, krebin, mutamycin, neosar, paraplatin, platamine, taxsol, tradex, dsb.
  4. Obat yang meningkatkan dayatahan tubuh atau imunoterapi.
  5. Pengobatan dengan hormon.
  6. Pengobatan dengan tumbuhan obat, simplisia dan binatang dan mineral lainnya.

Komplikasi

Komplikasi akibat penyakit kanker bisa terjadi karena adanya pertumbuhan kanker yang invasif seperti luka, fistula, rasa nyeri dsb. Akibat tidak Iangsung dan kanker seperti demam, berat badan menurun, tidak nafsu makan, anemia, lemas, daya tahan tubuh menurun dsb.

Efek samping pengobatan : demam hingga menggigil, diare, gastritis, sariawan, rambut rontok, kesemutan dsb.

Ramuan tanaman obat kanker

  1. Tanaman Sarang Semut Papua

Di penghujung timur negara Indonesia terdapat pulau yang terdapat banyak tanaman herbal yang mampu menumpas kanker, tumor, dan penyakit berat, sarang semut namanya.

Di dalam tanaman sarang semut terdapat kandungan antioksidan dan antikanker yang bertugas untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker serviks, menghambat siklus pembelahan sel, dan meningkatkan imunitas. Anda bisa membuat air rebusan sarang semut yang dikonsumsi setiap hari selama beberapa bulan hingga mendengar kabar baik dari dokter setelah melakukan check-up.

  1. Kunyit Putih

Kunyit putih mempunyai nama latin Curcuma zedoaria mempunyai banyak khasiat penyembuhan penyakit, seperti keputihan, nyeri haid, kanker, tumor, penurun demam, peluruh keringat, batuk berdarah, keracunan makanan, pereda bau mulut, sakit gigi, gangguan pencernaan, dan masuj angin.

Ada 3 jenis kandungan aktif di dalam kunyit putih yang diketahui dari hasil penelitian American Institute Cancer Report (New York Time) pada 1 Juni 1999 dan pakar Fakultas Farmasi ataupun PAU Bioteknologi serta PPOT UGM Yogyakarta, yakni RIP (Ribosome Inacting Protein), anti-oksidan, dan anti-curcumin.

Ketiga kandungan aktif pada kunyit putih dapat menyembuhkan kanker, tumor, maag, ambeien, peradangan, amandel, nyeri haid, jerawat, bisul, darah tinggi, serangan jantung, stroke, asam urat, dan penurun kolesterol. Penggunaan kunyit putih sebaiknya dikombinasikan dengan tanaman obat lain guna mengurangi efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan satu jenis tanaman.

Sebelum membuat air rebusan kunyit putih, minta resep dari pakar yang sudah lama menguasai bidang pengobatan herbal agar tidak timbul dampak yang tidak Anda inginkan hanya karena kecerobohan diri sendiri.

BACA : Fenomena baru manfaat kopi untuk obati kanker hati

  1. Resep: Daun Sirsak

Bahan: 3 lembar daun sirsak muda

Cara pembuatan: Rebus daun sirsak 20 menit lamanya, kemudian saring air dan minum selagi hangat atau dingin.

Selain mengobati kanker serviks, daun sirsak juga mempunyai manfaat kesehatan lain yang pasti tidak Anda duga. Dikutip dari situs Cakrawala Sehat, daun sirsak mempunyai kemampuan dalam menangani penyakit eksim, rematik, asam urat, hipertensi, nyeri sendi saat dipakai bergerak, pembunuh cacing parasit, dan mengempeskan bisul.

  • Sediakan 10 lembar daun sirsak tua, bersihkan kotoran yang menempel dengan air hangat.
  • Rebus semua daun pada panci berisikan 3 gelas air, angkat ketika air tersisa 1 gelas dalam kondisi mendidih.
  • Biarkan air rebusan dingin, saring air dan minum dua kali sehari masing-masing satu gelas.
  • Pengobatan bisa Anda lakukan setiap hari selama dua minggu, setelah itu coba lakukan pemeriksaan untuk mengetahui kabar lanjutan.
  1. Resep: Tanaman Keladi Tikus

Keladi tikus tergolong ke dalam tanaman jenis talas yang di beberapa daerah mendapat istilah Rodent Tuber dan Laoshu Yu. Tanaman obat yang berkhasiat mematikan jaringan sel kanker dan menghentikan pertumbuhan sel kanker. Kandungan yang tersedia di dalam keladi tikus juga sama seperti kunyit putih.

Berikut ini resep obat kanker serviks dari tanaman keladi tikus:

  • Rendam 50 gram tanaman keladi tikus selama 1/2 jam, setelah itu gosok perlahan hingga tidak ditempeli kotoran.
  • Bubuhkan sampai halus, peras dengan penyaring berupa kain bersih.
  • Tambahkan 1/2 sendok madu hutan pada air perasan, aduk sampai rata.
  • Minum air perasan 3 kali sehari.

Catatan: Obat yang sudah dibuat harus segera diminum, air perasan tidak boleh disimpan untuk dikonsumsi lain waktu.

  1. Resep: Daun Belimbing

Sebetulnya bukan hanya daun belimbing yang digunakan, beberapa jenis daun dan sayuran lain juga dikombinasikan agar hasilnya maksimal.

Berikut ini resep obatnya:

  • Siapkan bahan yaitu 1/2 genggam daun belimbing, 1/2 lembar daun pepaya muda, 1/2 genggam daun cermai muda, 1/2 genggam daun bayam merah, wortel seukuran 2 jari, dan 1 sendok makan madu.
  • Cuci semua bahan, masukkan dalam wadah.
  • Tuang 1/2 gelas air matang pada wadah dan giling semua hingga halus.
  • Saring air dan tambahkan sesendok madu, minum obat ini 1 kali sehari sebanyak 1 gelas.
  1. Resep: Tapak Dara

Tanaman bernama ilmiah Catharanthus roseus ini mempunyai senyawa khusus bernama vinkristin dan vinblastin yang berkhasiat membasmi sel kanker.

Pemakaian harus dicampur dengan buah adas, kulit kayu pulasari, dan gula merah yang selanjutnya dilakukan proses perebusan dalam tiga gelas air. Setelah mendidih, air rebusan harus disaring terlebih dahulu sebelum diminum untuk menyingkirkan bahan dan serbuk atau partikel kecil yang dikhawatirkan menyangkut pada saluran pencernaan karena tidak dapat diolah tubuh.

Anda bisa minum ramuan herbal ini tiga kali sehari masing-masing setengah gelas.


REKOMENDASI

squavit

happy wheels 2
CLOSE
CLOSE