MANFAAT TEH BAGI TUBUH

Share This

TEH MEMPERKUAT JANTUNG

Secara mengejutkan kita menemukan hasil-hasil penelitian yang menunjukkan bahwa teh ternyata memang mampu memperpanjang umur orang yang minum teh secara teratur dan dalam jumlah yang cukup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teh mampu memperkuat daya tahan tubuh melalui peningkatan aktivitas makrofag (sel darah putih pembunuh kuman). Disamping itu ternyata teh juga meningkatkan daya tahan tubuh melalui sifat anti bakteri, perlindungan terhadap kerusakan hati dan perlindungan terhadap kanker Pada edisi ini kita akan mencari hasil-hasil penelitian yang menunjukkan kemampuan teh untuk memperkuat jantung baik secara langsung maupun melalui aspek yang terkait.

 

Kerja Teh dalam Memperkuat SeL

Manfaat teh bagi tubuh dalam memperkuat sel antara lain diteliti oleh Eti Yerizel dan Gusti Revilla dan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, padatahun 2001. Penelitian ini berjudul Pengaruh Katekin Teh Hijau ( Camellia sinensis ) terhadap Malondialdehid (MDA) Darah dan MDA Hepar Tikus. Laporan penelitian ini merupakan hasil tugas penelitian bagi dosen muda.

Seperti diketahui bahwa malondialdehid (MDA) adalah hasil akhirdari oksidasi lipid. MDAdi dalam darah akan meningkat jika jumlah radikal bebas dalam darah juga meningkat, karena radikal bebas akan mengoksidasi lipid, sehingga dihasilkan MDA sebagai produk oksidasi. jika didalam darah tersedia cukup anti oksidan maka radikal bebas akan ditangkal oleh anti oksidan sehingga oksidasi lipid oleh radikal bebas akan berkurang yang ditunjukkan oleh menurunnya MDA.

Oksidasi lipid oleh radikal bebas juga mengancam daya tahan sel mengingat membran sel manusia juga terdiri dan lipid, sehingga oksidasi lipid akan memperlemah membran sel. Lemahnya membran sel akan mempermudah virus untuk masuk dan berkembangbiak dalam sel.

Berdasarkan penelitian ini dihasilkan kesimpulan bahwa pemberian katekin teh hijau 1 % dengan dosis 2 mg/kg BB selama 8 han berturut—turut memberikan proteksi terhadap pembentukan MDA di darah dan sel hati. Dapat disimpulkan bahwa katekin teh hijau dapat menurunkan efek radikal bebas dan menghambat kerusakan sel.

Penelitian serupa dilakukan oleh Linda Armelia Marlissa dan Jurusan Farmasi ISTN, Jakarta, tahun 1 997 dalam sebuah skripsi yang berjudul Uji Daya Proteksi Seduhan Teh Hijau terhadap Hati Mencit yang Diberi Karbon Tetrakiorida. Kerusakan sel hati diinduksi dengan karbon tetra klorida per oral.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa seduhan teh hijau pada semua dosis yang dicoba dapat mengurangi kerusakan hati mencit. Hal mi dibuktikan dengan hasil pengukuran diameter vena sentralis yang memiliki  perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan teh hijau dengan kelompok kontrol.

Sebagai Penurun GuIa Darah (Hipogilkemik)

Aji Sutarmaji dari jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia, Depok, tahun 1 994, melakukan penelitian dalam rangka skripsi tugas sarjananya dengan judul Pengaruh Sari SeduhanTeh Hijau terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Normal yang Diberi Dilt Glukosa. Penelitian ml menggunakan hewan uji tikus putih. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompokyaitu;

kelompok 1 tikus yang diberi glukosa 1 ,8g/200g BB dan air, kelompok 2 tikus yang diberi glukosa yang sama dan sari seduhan teh hijau dosis 0.054 g/200g BB. Sedangkan untuk kelompok 3 dan 4 jumlah glukosa sama tetapi dosis teh meningkatyaitu kelompok 3 diberi teh hijau 0,27g/200g BB dan kelompok 4 diberi teh hijau 1 ,3 5 g/200g BB. Tetapi kelompok 5 merupakan yang pembanding diberi suspensi tolbutamid 9 mg/200 g BB. Pengamatan dilakukan terhadap kadar gula darah tikus pada ½, 1, 2 dan 3 jam setelah perlakuan.

Percobaan ini menggunakan teh hijau dan bukan teh hitam karena teh hijau memiliki kandungan senyawa polifenol lebih besar dan teh hitam. Hal mi karena teh hitam sudah mengalami fermentasi sehingga polifenolnya sebagian dioksidasi menjadi theaflavin dan thearubiin.

manfaat teh bagi tubuhOIeh karena itu diduga bahwa teh hijau mempunyai efek hipoglikemik yang lebih besar dibandiring teh hitam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  manfaat teh bagi tubuh dalam pemberian sari seduhan teh hijau dengan dosis 1,35 g/200 g BByaitu 25 kali dosis pada manusia memperlihatkan efek hipoglikemik pada 2 jam dan 1 jam setelah perlakuan, meskipun tidak setinggi efek hipoglikemik yang disebabkan tolbutamid.

Tetapi dan uji ml dapat diketahui bahwa memang teh berefek hipoglikemik dan dosis 25 kali dosis manusia relatif kecil karena biasanya untuk obat dosis pada manusia 1/100 dosis tikus atau closis tikus 100 kali dosis pada manusia.

 Penurun Kolesterol dan Trigliserida

Penelitian dilakukan oleh Edwin Dirgantara dalam rangka skripsi tugas sarjana padajurusan Farmasi Fakultas Matematika dan limu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia pada tahun 1 994. judul penelitian yaitu Efek Sari Seduhan Teh Hijau ( Came/I/a s/nens/s L. 0. Kuntze) terhadap Kadar Kolesterol dan Trigliseridalikus Putih yang Diberi Diet Kuning Telur dan Sukrosa. Percobaan menggunakan 24 ekortikus putih jantan galur Wistar. Hewan coba dibagi menjadi 4 kelompok. Percobaan dilakukan selama 8 minggu. Kadar kolesterol dan trigliserida darah dilihat dan hasil pemeriksaan darah. Selama percobaan tikus diberi diet kuning telur dan sukrosa. Senyawa flavonol paling banyak dalam daun teh (25 %) dan polisakarida (1 3 %). Lipid, kolesterol HDL dan LDL serta lemak hewani umumnya tidak dalam air tetapi larut dalam pelarut organi.

Hasil percobaan menunjukkan bahwa manfaat teh bagi tubuh dalam sari seduhan teh hijau pada dosis 10 x (0,54 g / 200 g BB I han) mampu menurunkan kadar kolesterol total, LDL dan trigliserida secara bermakna. jadi teh hijau cukup baik untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit kolesterol tinggi dan trigliseridatinggi. Penurunan kadar lipid dalam darah ini juga dapatterjadi karena senyawa tanin yang ada pada teh yang bersifat adstringent. Sifat adstringent ini diduga menyebabkan pengerutan pori—pori pada usus.

Kemampuan Teh
Menurunkan Tekanan Darah Manusia

Penelitian mi dilakukan oleh Guswan Wiwaha sebagai skripsi untuk memenuhi Ujian Sarjana pada Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, tahun 1 996. judul penelitian Pengaruh PemberianTeh Hijau terhadap Tekanan Darah Manusia.
Metoda penelitian ini tidak menggunakan hewan coba tetapi manusia sebagal sukarelawan sebanyak 20 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran UNPAD yang dibagi dalam 2 kelompok masing masing sepuluh orang, sehingga 10 orang tergabung dalam kelompok terapi dan 10 orang dalam kelompok placebo. Kelompok terapi diberikan teh hijau dengan dosis sekali minum satu sendok teh yang diseduh dengan 200 ml NaCl fisiologis 0,09%dan sehari dua kali minum. Sedangkan kelompok Placebo hanya diberikan 200 ml NaCI fisiologis 0,09 % saja dan sehari dua kali minum. Tekanan darah subyek diukur dengan sphygmomanometer sesudah tiga han perlakuan. Dasar pemikiran efekteh terhadap penurunan tekanan darah adalah bahwa efek kafein dan teofihin pada teh merangsang vasodi/atasi(memperlebar pembuluh darah) yang menyebabkan penurunan tekanan darah. Selain itu senyawa mi bersifat diuretik.

Hasil penelitian;
menunjukkan bahwa :

  1.  Pemberian daun teh hijau pada manusia dapat menyebabkan penurunan tekanan darah, hal ini diduga
    disebabkah oleh adanya teofilin yang terkaridung  dalam daun teh yang memjunyai efek sebagai diuretik.
  2. Dengan adanya efek diuretik ini maka curahjantung akan menurun dan pada akhirnyà akan menurunkan tekanan darah.
  3.  Penurunan tekanan darah akibat pemberian daun teh hijau akan diikuti oleh peningkatan denyut nadi.
  4.  Manfaat teh bagi tubuh dalam nienurunkan tekanan darah juga dipengaruhi oleh faktor individual.

manfaat teh bagi tubuhNah, dari lima hasil penelitian diatas .sudah dapat ditarik-kesimpulan bahwamemang.teh memperkuat sel
secara umum karena bersifat anti oksidan.sehingga menangkai radikal bebas, akibatnya sel—sel menjàdi lebih sehat, termasuk sel—sel jantung. Selanjutnya teh menirunkan gula darah sehingga kerusakan pernbuluh danah akibat kadar gula yang terlalu tinggi dapat tercegàh. Kerusakãn pembuluh darah ini dapat menyebàbkan peredarah darah di pembuluh-pembuluh kecil terganggu yang berakibat angguan syaraf perifer pada organ—organ tubuh termasuk organ jantung.
Selain itu penurunan kolesterol dah trigliserid serta radikal bebas oleh teh, menyebabkan menurunnya
pembentukan plak (plaque) pada pembulüh darah. Seperti diketahui gangguan penyebaran pembuluh darah berupa plak mengakibatkan terhambatnya darah ke otot jantung sehingga dapat menimbuIkan serangan jantung. ,Sehingga. dengan berkurangnya plak maka fungsi jantung membaik. Sementara tekanan darah yang turun menjadi normal oleh teh juga mengurangi risiko serangan jantung maupun pecahnya pembuluh darah.

Berdasarkan-hasil penelitian—penelitian diatas maka dapat disimpulkan bahwa manfaat teh bagi tubuh secara tidak langsung teh dapat memperkuat fungsi jantung. (wepe) .

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *