AMBEIEN – Mengobati Penyakit Ambeien Dengan Herbal Pilihan

Share This
ambeien-atau-wasir

ambeien-atau-wasir

Ambeien atau Bawazir

Di tanah air kita, penderita sakit ambeien itu banyak sekali. Adapun sebab – sebab pokok dari penyakit ini ialah tertimbunnya zat pemanas di dalam tubuh kita. Timbulnya penyakit itu mula –mula didahului dengan sukarnya buang air besar yang diakibatkan oleh : makanan – makanan berat (sukar dicernah), terlalu banyak makan daging, terlalu banyak bumbu merica di dalam hidangan, terlalu banyak minum alkohol dan kurang bergerak, terlalu banyak duduk terutama duduk di kursi – kursi yang panas (beklit). Boleh jadi juga penyakit itu disebabkan kurang sempurnanya pemberantasan cacing dan kremi yang terdapat di dalam perut ketika masih anak – anak.

Pada bulan –bulan yang panas setiap tahun, biasanya penyakit itu sering kambuh. Pada Wanita terjangkitnya penyakit itu biasanya sesudah melahirkan.

Kebanyakan obat-obat tradisional untuk penyakit ini berkhasiat mendinginkan , jadi dapat meringankan, namun cukup mujarab. Apabila penyakit kambuhan itu tidak demikian hebat, kebanyakan penderitanya tidak banyak berbuat, padahal seharusnya dijaga sedemikian rupa, sehingga banyak-banyak makan sayuran dan buah-buahan yang berkhasiat membersihkan dan mentaati pantang makan, sehingga bekerjanya air pencernaan perut dapat ditingkatkan.

Buang air besar harus dijaga demikian rupa sehingga senantiasa tepat pada waktunya. Pada umumnya hal ini dapat dicapai dengan gerak badan yang teratur. Mandi air dingin juga dapat menolong penyakit ini. Beberapa kali mandi dengan air dingin setiap hari dapat juga meringankan penyakit ini, karena air dingin yang mengalir dari punggung ke bawah beberapa kali dalam sehari sangat besar sekali pengaruhnya.

Resep dan Petunjuk Pengobatan Ambeien atau Bawazir

1. Apabila sukar buang air dan apabila buang air kotorannya disertai darah, minumlah teh daun duduk.

2. Apabila buang air berulang-ulang dan kotorannya disertai darah atau tidak, ambilah daun duduk beserta menyan madu dan arang jati. Keduanya bahan ini boleh digunakan dalam keadaan ering atau dilembutkan menjadi serbuk. Menyan madu bekerja sangat cepat, oleh karenanya ambilah sedikit saja.

3. Juga pada pendarahan mendadak sebagaimana sering terjadi pada penderita sakit ambeien, tumbuklah 7 lembar daun duduk dan seperempat sendok menyan madu, 2 sendok kecil madu biasa serta seperempat sendok kecil arang jati. Ramuan ini cukup sekali pakai dalam sehari.

4. Penderita sakit ambeien juga dapat meningkatakan kesehatannya dan buang air besar secara tertaur dengan cara memakan kacang tanah yang di giling. Dalam hal seperti ini, kacang tanah itu sangat mudah dicerna dan berkhasiat melancarkan buang air, karena banyak mengandung zat lemak.

5. Rebuslah 4 atau 5 batang pegagan beserta akarnya dengan 2 mangkuk air bersih selama kira-kira 5 menit. Ramuan ini cukup dipakai selama satu hari.

6. Di samping minum rebusan 7 lembar daun wungu dengan 2 gelas kecil air biasa yang direbus demikian rupa sehingga air itu tinggal separonya, pakailah pula tapal pada perut yang dibuat dari daun simbar menjangan.

7. Selain obat-obat yang sudah diterangkan diatas, dapat pula menggunakan obat yang lain yakni rebusan 12 lembar daun iler yang dimasak dengan 2 gelas kecil air biasa yang direbus demikian lama, sehingga airnya tinggal separo.

8. Pengobatan yang belum banyak dilakukan orang di sini ialah penyemprotan usus. Menurut cara ini, penderita penyakit itu disemprot pada katu pagi sesudah bangun tidur dan pada waktu petang hari sebelum tidur. Bahannya 7 lembar daun iler yang besar direbus dengan segelas ir biasa demikian lama, sehingga airnya tinggal separo. Setengahnya dari takaran ini sudah cukup memadai untuk sekali pakai.

Penyemprotan ini perlu sekali dilakukan terutama untuk petang hari karena kelembaban sangat baik untuk penyakit tersebut. Apabila penyemprotan dilakukan sesudah penderita baung air besar maka penyemprotan dilakukan dengan minyak selada.

Apabila penderita ambeien itu buang air tidak tetap, setiap hari ia harus minum ramuan obat seperti dibawah ini :

1. Segenggam penuh daun saga, segenggam daun gagan dan sesendok pembasuh mulut Patiakn Cina, Semua dilumatkan dan 7 irisan tipis temulawak serta setengah sendok kecil tepung rabarber (kelembak). Semuanya direbus dengan 2 gelas kecil air biasa dibubuhi dengan gula aren.
Apabila ramuan ini tidak memadai, artinya tinjanya si penderita tetap keras, maka takaran tepung rabarber ditambah menjadi sesendok kecil penuh.

2. Obat lain untuk menanggulangi sembelit pada orang yang menderita sakit ambeien adalah sarinya daun wungu. Bahannya ialah 7 lembar daun wungu, direbus dengan 2 mangkuk air biasa hingga airnya tinggal separo.

Yang harus dilakukan oleh penderita Ambeien atau Wasir ialah :

• Penderita sakit ambeien harus dapat melakukan pantang makan terutama daging burung, kambing dan lembu. Selain itu harus dapat pula mencegah alkohol, teh yang telalu keras, hidangan-hidangan yang berbumbukan merica dan mosterd.

• Kopi hanya diperkenankan pada penderita yang menggunakan obat urus-urus. Susu sangat buruk pengaruhnya, terutama pada bulan-bulan yang panas pada tiap-tiap tahun. Apalagi legen, jika diminum ketika perut masih kosong sangat berbahaya.

• Dianjurkan agar banyak-banyak makan sayuran yang berkhasiat mendinginkan seperti : bayam, gelang, suring (dimasak dengan gula aren), mat, labu siam, waluh kering, selada mentah, andevi mentah, lobak yang dimasak, bunga turi putih, daun tempu wiyang (dimasak sebagai sayuran), kencim daun gagan, sop kacang hijau dan daun pepaya yang masih muda, ara yang masih segar, buah pepaya, buah tempayan, selasih dan agar-agar.

• Tempat tidurnya penderita harus dilapisi dengan tikar diatasnya, karenanya tikar mempunyai pengaruh yang dingin, sehingga penderita itu tidur dengan nyenyak.

Artikel Kesehatan Terkait

AMBEIEN – Mengobati Penyakit Ambeien Dengan... Ada pula ramuan jamu untuk penderita ambeien sebagai berikut : Satu ons daun urat yang masih segar dan satu ons daun wungu direbus deng...

You may also like...

1 Response

  1. January 10, 2017

    […] Mengobati Wasir […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *