DARAH – Mengobati Penyakit Darah Dengan Herbal Pilihan 2

Share This
Pendarahan

Pendarahan

  • Kurang darah pada anak-anak

 – Ambillah 2 potong lempuyang emprit sepanjang jari. Rebuslah nahan itu dengan air biasa sebanyak dua mangkuk, hingga airnya tinggal separo. Setelah dingin, berikanlah kepada si penderita untuk diminum, dan ulangilah hingga dua kali seminggu.

 – Suatu makanan yang sehat untuk anak-anak yang senantiasa pucat karena kekuranga darah, adalah daun gagagn yang disetup kemudian diurap dengan parutan kelapa.

 – Berilah anak-anak yang pucat karena kurang darah itu, sop kacang hijau dengan kaldu ayam beberapa kali seminggu.

 – Selain itu berilah anak-anak yang pucat karena kurang darah itu, kue satru (noga) yang terbuat dari kacang hijau.

  • Kurang darah pada wanita dan anak-anak

 – Ambillah akar batang tapak liman, tumbuklah mentah-mentah akar itu kemudian campurkanlah air kedalamnya. Setelah diperas dan disaring, berikanlah kepada sipenderita.

  • Muntah Darah

 – Ambillah tiga biji buah pranajiwa, dua potong kembang lawang, sesendok kecil tanduk badak dan tiga gram kelapa laut. Kemudian lembutkanlah semuanya dan bubuhkan air biasa sebanyak 200 gram. Berikanlah kepada si penderita setiap pagi sebelummakan setengah gelas anggur ramuan ini , hingga beberapa bulan. Apabila pada musim panas si penderita merasa kurang enak badan dan merasa cemas (tidak tenang), maka masa pengobatan (kuur) g=harus diulangi dalam beberapa pekan.

 – Apabila si penderita memuntahkan darah karena sakit tering (TBC), maka obatilah dengan endong hijau. Ambillah dua pucuk rantingnya, kemudian tumbuklah hingga lembut dan bubuhkan air sebanyaj satu gelas untuk anggur serta garam secukupnya. Setelah disaring, berikanlah cairan ini kepada si penderita beberapa kali dalam sehari untuk diminum.

 – Selain itu, dpat pula diobati dengan air sari daun legundi.

 – Atau ambillah lendirnya daun lidah buaya, campurkanlah dengan gula batu, kemudian berikanlah kepada si penderita untuk diminum.

 – Lembutkanlah daun waru laut yang masih muda. Campurkanlah dengan air dan gula secukupnya. Setelah disaring, berikanlah kepada si penderita untuk diminum.

 – Ambillah umbinya bidara upas dan parutlah. Apabila umbi ini sudah agak tua dan kering, bubuhkanlah air panas ke dalam parutan umbi bidara upas tersebut. Stelah disaring dengan kain, berikanlah ramuan itu kepada si penderita untuk diminum.

 – Apabila penderita memuntahkan darah agak hebat, ambillah daun sambang darah. Tumbuklah daun itu hingga halus dan bubuhkanlah garam secukupnya. Setelah dibubuhi air kemudian diperas dengan kain, berikanlah air perasan itu kepasa si penderita untuk diminum.

 – Berilah air jeruk sitrun tanpa gula kepada si penderita dan beberapa potong es. Si sakit harus tenang dan biarkan berbaring tanpa berbicara. Apabila krisis itu telah berlalu, untuk mencegah terulangnya krisis itu berikan pula kepada si penderita air jeruk sitrun lagi.

  • Menghentikan Pendarahan

 – Untuk obat dalam pada penyakit Disendtri, pendarahan sesudah bersalin dan bawazir, dapat kita gunakan air yang diperoleh dari bungkul phon pisang.

 – Sebagai obat luarnya pendarahan karena teriris benda tajam, dapat kita gunakan penawar jambe.

 – Air sari dari daun picicsan, juga mengandung khasiat untuk menghentikan pendarahan.

  • Mengobati Pendarahan di dalam

 – Sebagai obat luar, dapat kita gunakan daun dadap srep. Adapun cara pembuatannya ialah kita lembutkan daun itu, kemudian kita tapalkan pada perut.

 – Juga air kelapa hijau yang masih muda dapat kita pakai sebgai obat dalam.

 – Untuk pendarahan di dalam yang diakibatkan karena terjatuh, kita dapat menggunakan daun sambang darah.

  • Pendarahan di hidung

 – Tumbuklah dengan cara lebih mudah ialah menumbuk daun sirih itu secara kasar, kemudian disumbatkan ke dalam hidung yang mengalami pendarahan. Karena sirih ini mengandung khasiat menghentikan darah, dapat diharapkan bahwa dalam beberapa saat setelah pengobatan ini, pendarahan dihidung akan berhenti.

 – Anak-anak yang sering terserang pendarahan di hidung, harus sering kali minum ai rebusan daun gagan.

 – Obat lain yang dapat menghentikan pendarahan di hidung ialah segenggam nasi sebesar kepalan tangan dibakar di dalam abu hangat sehingga bagian luarnya menjadi hangus. Kita masukkan kepalan nasi itu ke dalam air masak dan biarkan air itu menjad dingin, kemudian diembun-embunkan. Setalah disaring, basahilah kepala si sakit itu dengan air tersebut pada pagi-pagi benar.

 – Bahan lain yang dapat menolong orang yang mengalami pendarahan di hidung ialah agar-agar dimasak dengan air bersih, kemduian dibiarkan bubur agar-agar itu menjadi dingin. Setelah dingin berikanlah kepada si penderita untuk disedot.

 – Nasi putih yang sudah dingin disiram denga air panas dan biarkan airnya menjadi dingin. Setelah dingin, berikanlah kepada si sakit untuk disedot.

  • Pendarahan pada ginjal

 – Air rebusan batangnya bratawali berkhasiat membersihkan ginjal, sesekali deapat mencegah terjadinya pendarahan pada ginjal.

  • Pendarahan sesudah bersalin

 – Menurut ilmu pengobatan Jawa kuno, wanita yang melahrikan harus makan pisang hijau, untuk mencegah terjadinya pendarahan sesudah bersalin.

 – Obat lain untuk mencegah terjadinya pendarahan, menurut ilmu itu pula, kita dapat mengguanakn air sarinya ketan hitam yang dibakar untuk diminum.

 – Obat lain lagi untuk mencegah terjadinya pendaraha, kita dapat menggunakan murmak daging.

 – Untuk mencegah terjadinya pendarahan seduah bersalin atau berulang kali mendapat kain kotor dalam jarak waktu yang singkat, kita sapat menggunakan daun dadap srep sebagai tapal pada perut. Kita lembutkan daun itu, kemudian tapalkan pada perut dengan gurita  sebagai penahannya. Sebagai obat dalam, ambillah 3 lembar daun sarap, adas secukupnya dan sepotong pulasari. Tumbuklah ketiganya halus-halus, kemudian tuangkanlah air biasa sebanyak 1 gelas kecil ke dalamnya. Setelah disaring, berikanlah ramuan itu kepada si penderita untuk diminum. Pada pendarahan sesudah bersalin, kita gunakannlavement (penyemprotan usus) dengan susu segar yang telah dimasak, kira-kira sepermpat kiter sekali.

 – Pada pendarahan sesudah bersalin, kita berikan kepada ibu yang melahirkan itu, segelas kecil air pisang kepok atau pisang kelutul.

RelatedPost

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *