PENYAKIT IMPOTENSI

Share This

IMPOTENSI, masalah fisik dan psikis

Lain “Keladi” lain “Burung

Penyakit impotensi bukan hanya mengganggu tetapi juga menakutkan. Secara umum terjadi penurunan kemampuan seksual pada pria sesuai dengan umur Penurunan ini bersifat alamiah dan bersamaan dengan penurunan kemampuan fisik yang lain sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Tetapi yang terjadi justru timbulnya rasa takut atau kecemasan pada kebanyakan pria usia diatas 40 tahun yang mulai merasakan adanya penurunan kemampuan seksual.

Kecemasan penyakit impotensi ini sering terjadi karena salahnya pandangan bahwa ‘seharusnya tidak menurun’. Apa lagi jika mengingat pepatah ‘Tua-tua keladi, semakin tua semakin menjadi’. Lalu diselaraskan dengan prinsip ‘Kalau orang lain bisa, kenapa saya tidak? Kalau Datuk Maringgih bisa, kenapa saya tidak ?“ Tentu tidak bisa menyelaraskan antara ‘keladi’ dengan ‘burung’, apalagi membandingkan ‘Datuk Maringgih’ dengan setiap pria. Lebih tepat digunakan pepatah, “Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya dan lain pohon lain ‘burung’-nya”.

Mengapa terjadi perbedaan dari satu orang ke orang lain? Mengapa  ada yang ‘sepertinya’ hampir tidak menurun, yang menurun secara normal dan yang menurun terlalu cepat. Hal ini terkait dengan faktor-faktor sebagai berikut

Pertama faktor psikis, yang merupakan faktor paling berperan. Pikiran, minat, perhatian kepada masalah seksual akan mampu memelihara kemampuan seksual bahkan meningkatkannya. Tetapi sebaliknya jika masalah lain seperti pekerjaan, usaha, idealisme dan kerohanian lebih menguasai pikiran, minat dan perhatian, maka kemampuan seksual juga akan menurun. Masalah serius dalam keluarga juga akan makin menurunkan kernampuun seksual.

Penyakit impotensiFaktor kedua adalah penyakit. Banyak penyakit yang bisa mempercepat terjadinya kondisi ‘perjuangan hidup’ dan pada jaman kita ini yang paling sering adalah ‘diabetes’. Diabetes dan lemak (ingat, lebih dan 50 % berat daging bersih adalah lemak), serta kurang makan sayuran dan buah. Penyakit ini harus bisa diobati bersamaan dengan perbaikan gangguan seksual.

Faktor ketiga yaitu daya tahan tubuh, juga menentukan kemampuan seksual. Badan lemah dengan alasan atau penyebab apapun memang menurunkan kemampuan seksual secara lebih cepat. Obat-obat herbal bersifat tonik sangat membantu dalam penyembuhannya. Begitu juga penurunan daya tahan tubub karena stress, ketegangan dan rangsangan yang kurang menyenangkan, dapat ditanggulangi dengan tanaman obat yang bersifat adaptogen.

Faktor keempat yaitu faktor Gizi yang kurang  seimbang, akan mengganggu kemampuan seksual karena aktivitas seksual memang membutuhkan energi yang lebih dari biasa, materi untuk menghasilkan bahan-bahan yang dibutuhkan seperti sperma dan cairan seksual serta membutuhkan sistem tubuh yang sehat. Untuk mencukupi hal itu memang dibutuhkan gizi yang seimbang. Banyak kasus kemampuan seksual lemah karena memang tidak memperhatikan masalah gizi sama sekali.

Setidaknya itulah empat faktor yang terpenting yang menentukan kemampuan seksual, disamping faktor pengaruh bahan kimia termasuk obat-obatan yang dalam jangka panjang berefek menurunkan kemampan seksual atau penyakit impotensi.

Artikel Kesehatan Terkait

OBAT HERBAL IMPOTENSI IMPOTENSI Obat herbal impotensi untuk mengatasi masalah impotensi, merupakan salah satu gangguan bagi seorang pria dalam melakukan aktivitas seksual ...
TANAMAN OBAT IMPOTENSI MENGOBATI IMPOTENSI DENGAN TANAMAN OBAT Tanaman obat impotensi seperti diuraikan sebelumnya, mengobati impotensi yang benar haruslah kausatif. Berba...

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *