TANAMAN OBAT HERBAL LANSIA

Share This

Tanaman Obat Herbal Lansia Yang Dianjurkan 

 

Jenis Tanaman Dan Efek Farmakologi

  1. Pegagan ( Cèntella asiatica (L) Urban) : Revitalisasi tubuh dan otak serta pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.
  1. Tapak liman (Elephantophus scaber) :Memperkuat (revitalisasi) fungsi ginjal,menaikan Hb dan memperbaiki hormon seksual, anti influenza.
  1. Sambungnyawa (Gynuraprocumbens(Lour) Merr.) : Memperkuat fungsi ginjal dan menurunkan tekanan darah set-ta menurunkan kolesterol.
  1. Sambiloto (Androggraphis paniculata (Burm.F) N.) : Memperbaiki metabolisme, menormalkan kolesterol, menurunkan tekanan darah, meningkatkan immunitas, menurunkan gula darah dan anti infeksi serta anti kanker.
  1. Daun sendok (Plantago mayor) : Memperkuat tubuh, diuretik, menurunkan gula darah, revitalisasi untuk mata dan hormon seks.
  1. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) : Memperkuat dan merevftalisasi lever, merevitalisasi kulit, memperbaiki metabolisme, meningkatkan produksi empedu.
  1. Brotowali ( Tinospora crispa) : Anti piretik, anti malaria, analgesik termasuk untuk rematik,jangka panjang meningkatkan insulin.
  1. Ciplukan (physalis peruviana L) : Anti ISPA, anti prostat danjangka panjang meningkatkan insulin, anti infeksi paru—paru.
  1. Daun Dewa ( Gynura segetuni L. M) : Anti koagulasi darah, stimulasi sirkulasi, mencegah stroke dan seranganjantung.
  1. Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus (BI) Miq) : Diuretik, peluruh batu, anti irifeksi untuk kandung kemih, menurunkan tekanan darah.
  1. Mengkudu (Morinda citrifolia L) : Anti radang untuk usus, menurunkan tekanan darah (lambat, konstruktif), menirigkatkan insulin (lambat konstruktif), memperkuat lever; menurunkan kolesterol dan mencegah konstipasi.
  1. Tempuyung (Sonchus arvensis L) :Diuretik, peluruh batu ginjai dan batu empedu, menurunkan tékanari darah.

ltulah dia 12 tanaman obat herbal lansia yang aman . Tanaman obat ini digolongkan sebagai aman karena memang tidak memiliki hambatan-hambatan dan sisi toksisitas dan sudah biasa digunakan jangka panjang dengan dosis normal tanpa menimbulkan keluhan. Berdasarkan literatur dan pengamatan penulis tanaman-tanaman obat diatas menunjukkan sifat aman untuk digunakan jangka panjang sehingga bagus untuk pasien lansia.

Tanaman obat herbal lansiaTetapi 12 tanaman obat herbal lansia  diatas mungkin tidak cukup untuk menanggulangi penyakit—penyakit yang berat seperti berbagai jenis kanker, peradangan berat, diabetes dengan gangren gangguan kulit dan lain-lain. Untuk penyakit-penyakit mi dibutuhkan tanaman obat yang lain yang juga aman tetapi hanya untuk penggunaan jangka pendek.

Tanaman obat herbal lansiaJadi terdapat 12 tanaman obat herbal lansia yang aman dan 16 tanaman obat yang relatifaman untuk lansia dengan catatan hanya untuk penggunaan jangka pendek atau selama sakit. Dengan pengelompokan ini maka untuk mengobati pasien lansia kita akan memilih kelompok yang pertama,jika obat dan kelompok yang pertama tidak cukup atau tidak mampu mengobati maka digunakan kelompok obat kedua dengan pengertian hanya digunakan selama sakit dan hanya berjangkan pendek yaitu 2 – 6 bulan saja.

Bagaimana meresepkan?

Tentu kita harus mulai dengan diagnosa dulu. Sesudah pasien dicatat data kesehatannya dan riwayat penyakitnya maka selanjutnya dilakukan diagnosa berdasarkan keluhan pasien, hasil pengukuran tekanan darah, temperaturtubuh suara paru—paru, denyutjantung dan lain—lain kondisi fisik yang ada, serta data lab jika tersedia. Jika diagnosa bisa ditegakkan maka selanjutnya kita akan mencari kausanya. Kausa umum seperti ‘penuaan’ kurang bermanfaat, seperti dalam contoh dimuka, lutut kin dan kanan sama— sama berumur 1 02 tahun. Kita perlu mencari kausa yang spesifik,j ika sudah kita temukan maka kita bisa memanfaatkan efek farmakologi tanaman obat diatas menanggulangi kausa diatas.

Contoh :

Pak Amin usia 89 tahun menderita batuk dengan flek paru-paru. Kausanya jelas flek paru-paru yang kemungkinan besar karena bakteri. Untuk mengobati dibutuhkan efek farmakologi anti bakteri, anti inflamasi, anti tusifdan revitalisasi paru—paru.

Untuk itu dapat digunakan sambiloto sebagai anti bakteri, mengkudu sebagai anti inflamasi, ciplukan sebagai anti tusif dan pegagan untuk revitalisasi paru— paru yang semuanya termasuk obat yang dianjurkan untuk lansia. Tetapijika kondisinya parah maka dapat / juga digunakan kelompok kedua yaitu obat jangka pendek diantaranya rumput mutiara sebagai anti inflamasi yang sangat poten dan cakar ayam yang sangat kuat dalam memperbaiki paru—paru serta anti racun.

Sebagai kesimpulan, pengobatan herbal untuk lansia f memang membutuhkan obat yang lebih aman dan mulai dari yang paling aman. Kecepatan sembuh memang bukan hal yang paling penting karena organ-organ lansia memang relatif lebih lambat dalam merespon obat sehingga keamanan dan sifat konstruktif lebih penting daripada kecepatan untuk sembuh.

Artikel Kesehatan Terkait

PENGOBATAN HERBAL PADA LANSIA  SEHAT DIHARI TUA DENGAN HERBAL Menjadi makin tua hari demi hari adalah tidak terelakan. Mau tidak mau kita harus menerima kenyataan untuk menjadi ma...
Obat Alami Batuk Berdahak Obat Alami Batuk Berdahak Dan Menyehatkan batuk berdahak Obat Alami Batuk Berdahak - Anda pernah mengalami batuk berdahak amatlah mengganggu karena...
OBAT HERBAL MENIRAN Meniran telah teruji Secara Klinis Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh   Secara perlahan namun pasti tanaman obat Indonesia seperti obat herba...
OBAT KOLESTEROL ALAMI HERBAL Tanaman Obat yang Banyak digunakan untuk Menurunkan Kolesteror diantaranya : Sambiloto (Andrographis paniculara Nees.) Sambiloto Obat kole...

You may also like...

4 Responses

  1. Ryan setyo pambudi says:

    good infonya

  2. I did as a result of I assumed the individual mandate was an infringement upon freedom.

  3. obat herbal says:

    ulasan yang lengkap,ternya masuh banyak jenis tanaman yang belum sya kenal

  1. October 5, 2015

    […] Tanaman yang Memiliki Fungsi […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *