TANAMAN OBAT IMPOTENSI

Share This

MENGOBATI IMPOTENSI

DENGAN TANAMAN OBAT

TANAMAN OBAT IMPOTENSITanaman obat impotensi seperti diuraikan sebelumnya, mengobati impotensi yang benar haruslah kausatif. Berbagai bentuk obat sintetis sebagal stimulan peredaran darah (vasodilator) dan perangsangan syaraf pusat bersifat sementara karena tidak menyentuh kausanya. Efeknya akan hilang jika tidak minum obat. Bukan itu yang dimaksud dengan pengobatan herbal untuk impotensi, pengobatan berusaha mencari sebabnya dan menyembuhkannya sehingga menjadi normal sewajarnya sesual usia.

 Tetapi bagaimana jika kausanya berupa aspek psikis? Tentu aspek psikis tidak bisa disembuhkan dengan herbal. Pengobat herbal perlu mengembangkan layanan konsultasi yang mendukung perbaikan aspek psikisnya. Selain itu keyakinan akan efek obat herbal akan membantu penyembuhan dari sisi aspek psikisnya. jadi pengobatan herbal harus diberikan bersamaan dengan perbaikan aspek psikisnya.

Kausa lain seperti penggunaan obat kimia dan pengaruh zat-zat kimia yang menurunkan kemampuan seksual memang perlu disingkirkan bersamaan dengan terapi obat herbal. Obat kimia yang digunakan bisa diganti dengan obat herbal dan zat kimia yang terhirup atau terrninum secara rutin bisa dikurangi atau dihindari sejauh mungkin. Contohnya, keluhan penurunan fungsi seksual dan penjaga tol yang setiap han harus terus—menerus menghisap asap knalpot, bisa dihindari dengan menggunakan masker yang sebenarnya sudah disediakan.

Kausa penyakit lain seperti yang paling sering yaitu diabetes, diatasi dengan cara disembuhkan secara kausatif. Penyembuhan dapat melalui tiga tahap yaitu tahap pertama pengalihan obat kimia ke obat herbal, tahap kedua mengurangi beban diet dan tahap ketiga mengurangi obat herbal sampai tidak minum obat lagi. Sehingga sesudah 6 bulan terapi pasien sudah sehat dengah gula darah normal dan tidak perlu lagi minum obat herbal untuk diabetes. Penyakit lain yang terkait dengan penurunan fungsi seksual seperti hipertensi dan lemah jantung juga diobati dengan herbal bersamaan dengan pengobatan impotensi.

Analeptik, Adaptogen dan Tonik

Tanaman obat impotensi bagi pengobatan impotensi fungsional, dibutuhkan tiga sifat farmakologi tanaman obat yaitu tanaman obat yang berefektonik, adaptogen dan analeptik. Tanaman obat berefek tonik artinya tanaman obat tersebut mampu mendorong proses metabolisme di dalam tubuh sehingga dihasilkan energi untuk kegiatan seksual. Energi ini dibutuhkan baik untuk mengaktifkan syaraf pusat agar responsif terhadap rangsangan maupun untuk mendukung terjadinya ereksi, memelihara ereksi dan aktivitas seksual yang terjadi.

 Tanaman obat bersifat adaptogen meningkatkan daya tahan sehingga memungkinkan orang tetap tenang meskipun banyak ketegangan dan masalah. Kemacetan lalulintas tidak membuat stress atau ‘uring—uringan’, masalah di rumah tidak harus membuat marah dan seterusnya. Ketahanan mi memungkinkan lancarnya aktivitas seksual.

 Tanaman obat analeptik menjaga tubuh agar tetap segar. Tidak lesu karena aktivitas yang panjang dan membosankan. Kesegaran ini juga melancarkan aktivitas seksual yang dibutuhkan.

 Ada banyak tanaman obat yang berefek analeptik, adaptogen dan tonik. Tetapi hanya beberapa yang penting dan relatiftersedia.

  1. Jahe merah (Zingiber officinale Linn var. rubrum L.)
  • Kandungan kimia yang sudah diketahui : Limonene, caprylic—acid, 1,8 cineole, 10—dehydrogingerdione, 10— gingerdione, 6—gingerdione, 6—gingerol, aipha—linoleic— acid, arginine, aspartic acid, betha—sitosterol, capsaicin, chiorogenic, farnesal, farnesol. Bagian tanaman yang digunakan : rimpang . Efek farmakologis : Peran tanaman mi tentu terutama tonik yaitu memberikan tenaga sehingga merangsang ereksi dan meningkatkan aktivitas syaraf pusat. Tetapi ia juga sangat analeptik karena memberikan kesegaran, bahkan dikenal sebagai analgesik. Selain itu  juga adaptogen dan menghambat ejakulasi dini.
  1. Lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum.)
  • Kandungan kimia yang sudah diketahui : Basonin, eugenol dan galangol. Bagian tanaman yang digunakan : rimpang . Efek farmakologis: Tonik yang merangsang semangat, adaptogen dan sedikit analeptik.
  1. Tapak liman (Elephantopus scaberL.)
  • Kandungan kimia yang sudah diketahui : Epifrielinol, lupeol, stigmasterol, triacontan—1 —01, lupeol acetat, deoxyelephantopin, isodeooxyelephantopin, Iuteolin—7— glucoside. Bagian tanaman yang digunakan : seluruh tanaman Efek farmakologis : Adaptogen dan tonik.
  1. DaunSendok (PlantagomayorL.)
  • Kandungan kimia yang sudah diketahui : Plantagin, aukubin, ursolic acid, bethasithosterol, hentriacontane, plantaglucide, planterolic acid, plantasan, protein dan asam lemak. Bagian tanaman yang digunakan : seluruh tanaman atau biji saja. Efek farmakologis : Adaptogen dan tonik.
  1. Mimba (Azadirachta medica L.)
  • Kandungan kimia yang sudah diketahui azadirachtin, gliserida, asam asetiloksifuranil—dekahidro tetrameil—oksosiklopentanatolfuran—asetat, nimbol. Bagian tanaman yang digunakan : daun Efek farmakologi: Menurunkan gula darah, menguatkan fungsi lever, menambah tenaga.
  1. Mahkota dewa (Pheleria macrocarpa L.)
  • Kandungan kimia yang südah diketahui antihistamin, alkaloid, saponin dan flavonoid. Bagian tanaman yang digunakan : Daging buah yang sudah tua. Efek farmakologi : Menguatkan fungsi lever, menambah tenaga.
  1. Daun dewa (Gynura segetum (Lour.) Merr.)
  • Kandungan kimia yang sudah diketahui : saponin, minyak atsiri, flavonoid, tanin, alkaloid, tritefenoid dan sterol. Bagian tanaman yang digunakan : daun dan umbi. Efek farmakologi : antikoagulasi, stimulasi sirkulasi dan memperkuat jantung.
  1. Mengkudu (Morinda citrifolla L)
  • Kandungan kimia yang sudah diketahui : morindin, morindon, alkaloid triterpenoid, glikosida antrakinon dan soranjidiol. Bagian tanaman yang digunakan : buah. Efek farmakologi : menurunkan tekanan darah, menurunkan guladarah dan menguatkan lever.
  1. Pegagan ( Centella asiatica (‘L) Urban.)
  • Kandungan kimia yang sudah diketahui antara lain : centelose, asiaticosid, medecasosid, brahmosid, inositol, madasiatic acid, mesoinositol, garam K, Na, Ca dan Fe. Bagian tanaman yang digunakan : daun dan seluruh tanaman. Efek farmakologi : revitalisasi pembuluh darah, revitalisasi tubuh dan otak, antihipertensi, stimulasi sirkulasi dan memperkuatjantung.
  1. Adas (Foeniculum vulgare Mill.)
  • Kandungan kimia yang sudah diketahui : kamfena, limonena, 1,8 sineol, arginin, betha—sitosterol, dianethole, rutin, stimasterol. Bagian tanaman yang digunakan : buah dan seluruh tanaman. Efek farmakologi : adaptogen, meningkatkan hormon seksual, tonik.

obat herbal tinnitusSesudah kita mempelajari sepuluh  Tanaman obat impotensi  diatas dan banyak tanaman yang lain, kita perlu meresepkan. Peresepan tentu tergantung kondisi pasien. Jika pasien mengidap penyakit lain selain impotensi fungsional maka penyakit lain itu sebaiknya lebih dulu disembuhkan. Upaya menyembuhkan sekaligus secara bersama—sama juga dapat ditempuh, tetapi hasilnya akan lebih lambat.

Prinsip—prinsip dalam penulisan resep jika tidak ada penyakit lain sebagai berikut:

  • Ramuan harus menghasilkan efek farmakologi; tonik, adaptogen dan analeptik secara lengkap dan meyakinkan. Sifat tonik sebaiknya dibuat kuat dengan mencakup fungsi stimulan lever.
  • Masing-masing tanaman obat sebanyak 5 – 1 0 gram kering atau 15 -25 gram basah.
  • Cara merebus sebaiknya 4 gelasjadi 2 gelas (dua kali minum per han) atau 5 gelasjadi 3 gelas (tiga kali minum per hari) Tambahkan madu secukupnya
  • Jangan lupa cukup konsumsi protein atau tambahkan susu segar atau kuning telor dalam diet.

Berikut contoh resep

Bahan:

  • Tapak liman 10 gram (kering)
  • Daun sendok 5 gram (kering)
  • Jahe merah (basah) 25 gram dihaluskan
  • Lengkuas merah (basah) 25 gram dihaluskan
  • Mimba 5gram(kering)
  • Mahkota dewa 5 gram (kering)
  • Madu 3 sendok makan

Cara pembuatan obat dari Tanaman obat impotensi: Rebus bahan tanaman obat tersebut dengan api kecil, gunakan 5 gelas air jadi 3 gelas. Tuang di gelas, tunggu dingin, tambahkan madu satu sendok / gelas. Minum 3 kali satu gelas per hari sebelum makan. Selain itu minum susu murni (hanya dipasteurisasi) 2 kali satu gelas, bangun tidurdan sebelum tidur.

Artikel Kesehatan Terkait

BENALU OBAT KANKER Perbandingan Daya Hambat Benalu Duku dengan Benalu Teh terhadap Sel kanker Benalu obat kanker yang  penelitian ini bermaksud untuk membedakan daya h...
PENYAKIT IMPOTENSI IMPOTENSI, masalah fisik dan psikis Lain "Keladi" lain "Burung" Penyakit impotensi bukan hanya mengganggu tetapi juga menakutkan. Secara umum terjad...
OBAT HERBAL KISTA DAN MIOM Agar Kista dan Miom Hilang Evarini Kebayoran Baru - Jakarta Selatan Dokter yang terhormat saya ingin bertanya tentang obat herbal kista dan miom, s...
OBAT HERBAL IMPOTENSI IMPOTENSI Obat herbal impotensi untuk mengatasi masalah impotensi, merupakan salah satu gangguan bagi seorang pria dalam melakukan aktivitas seksual ...

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *